Pada diskusi-diskusi oleh arsitek-arsitek ternama sebelumnya kita dapat memperhatikan kesamaan dari presentasi yang mereka sampaikan, mereka berusaha untuk membuka mata kita tentang masa depan. Mereka selalu berpikir secara jangka panjang kedepan, memperkirakan tren yang mungkin akan muncul pada tahun-tahun kedepan dengan memperhatikan kecenderungan yang ada pada saat ini.
Lebih jauh lagi pada video presentasi dari mvrdv, mereka bahkan berusaha untuk memprediksikan perubahan iklim yang ada pada lima puluh sampai seratus tahun kedepan. Dan menerapkan kecenderungan tersebut pada karya arsitekturnya.
Sejauh apa yang saya lihat dan perhatikan dari diskusi-diskusi di kampus dan forum-forum diskusi di internet, saat ini umat islam terlalu sibuk untuk merunut jati diri arsitektur islam dengan melihat jejak kebelakang. Kita sudah terlena dengan bayang-bayang kejayaan dunia islam di waktu lampau, sehingga tidak siap untuk menghadapi masa depan.
Masa lalu seharusnya tidak diperlakukan secara berlebihan, cukup menjadi track record dan catatan sejarah saja. Selanjutnya kita dituntut untuk lebih dinamis untuk menjawab tantangan perubahan zaman.
Kita harus dapat menjernihkan pikiran untuk dapat melihat kenyataan sebenarnya yang sedang terjadi pada masyarakat islam. Pokok-pokok ajaran islam yang terkandung dalam Al-Quran dan Al-Hadits berlaku sepanjang zaman. Tidak perlu khawatir islam akan bertentangan dengan perkembangan zaman. Yang ada hanya manusia yang tidak dapat menyeimbangkan dirinya dengan perkembangan sekitarnya.
The reason why Islam, and therefore its terminology is applicable universally, because it is not limited to a time period ( like Gothic) and a geographical space ( like Japanese) or a school of art like expressionism.
Akhtar Chauhan, January 4, 2005 [ archnet.org discussion forum ]
Saya pernah membaca tentang sebuah pondok pesantren, kalo tidak salah terletak di jawa timur. Jadi pondok pesantren itu sama sekali tidak menggunakan peralatan elektronik di dalam pondoknya. Menurut mereka televisi dan internet membawa lebih banyak mudharat ketimbang manfaatnya. Menurut saya tindakan mereka tidak baik untuk perkembangan islam kedepan. Bagaimana kita dapat menyusul perkembangan peradaban barat kalau belum-belum kita sudah mengisolasi diri dari perkembangan teknologi. Terkadang mungkin memang benar ada mudharatnya tapi kan ada juga manfaatnya. Disamping sinetron, televisi juga menampilkan tayangan berita yang dapat memperkaya wawasan santri, melihat daerah-daerah lain di dunia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tekini. Hidup ini tidak hanya di akherat, islam mengajarkan untuk menyeimbangkan kehidupan dunia dan akherat. Beramal di dunia untuk pahala akherat. Jadi kita tidak dapat memisahkan kehidupan di dunia dan di akherat, atau memilih salah satunya. Menurut saya, disitulah terletak ujiannya, bagaimana kita dapat tetap istiqomah dalam memilih tayangan-tayangan yang bermanfaat diantara tayangan-tayangan yang mendatangkan mudharat. Sedikit banyak munculnya tayangan-tayangan tersebut juga merupakan andil kita, muslim yang baik akan memprotesnya. Bukan berdiam diri dan mencari amannya saja dengan tidak menonton televisi. Karena diakui atau tidak televisi telah menjadi salah satu media bagi masyarakat islam.
Islam is a ‘way of life’ – surely this fact alone would impact upon design in the sense that because we LIVE Islam, because our very souls are breathing the name of the Almighty, because Islam is a part of us, and anything that is a part of you comes through in your manner, character, personality and these are traits which essentially embody the designer in you, surely then there exists that which we classify as ‘Islamic Architecture’
Yumna Moosa, January 7, 2005 [ archnet.org discussion forum ]
Kembali ke fokus kita, jadi kesimpulan sementaranya, untuk dapat melihat visi ke depan kita tidak dapat mengabaikan kecenderungan-kecenderungan yang sedang berlaku di masyarakat kita saat ini. Karena jika kita mengabaikannya maka kita akan tercerabut dari akar masyarakat islam itu sendiri.
Kita harus dapat membedakan antara trend kebudayaan barat dan perkembangan kebudayaan kontemporer. perkembangan kebudayaan kontemporer berlaku secara umum di seluruh dunia. Seluruh dunia membangun satu peradaban besar. Hal ini mendapat pengaruh yang luar biasa dari teknologi informasi. Dimana jarak sudah tidak lagi berarti. Berbeda dengan dunia pada masa dahulu, dimana bermacam-macam kebudayaan dapat tumbuh secara parallel dengan mengembangkan cirri-ciri khasnya masing-masing. Namun sekarang hal itu sudah tidak berlaku. Saat ini dalam perkembangannya masing-masing kebudayaan tidak dapat berkembang tanpa mempengaruhi kebudayaan yang lain. Ditambah lagi dengan derasnya informasi yang semakin mempercepat akulturasi kebudayaan. Semakin mempersulit upaya-upaya untuk memisahkan kebudayaan barat dan timur, kebudayaan islam dengan kebudayaan lain dsb. Jangan sampai upaya tersebut dipaksakan, karena salah-salah upaya tersebut malah dapat mengaburkan keterkaitan masyarakat dengan islam.
Kita harus realistis bahwa keseharian masyarakar islam saat ini sudah tidak dapat dipisahkan dari teknologi dan informasi global. Kita seharusnya tidak menentang itu semua melainkan dapat menggunakan sarana-sarana tersebut demi kemajuan arsitektur islam.
Apa yang saya maksudkan adalah arsitektur islam itu juga memiliki masa depan sama halnya dengan apa yang kita hadapi saat ini. Islam adalah agama pergerakan, kehadiran Islam di Arab merombak seluruh tatanan masyarakat yang ada saat itu di arab. Demikian pula dengan arsitektur islam kehadirannya dari masa kemasa harus disertai perkembangan yang dinamis. Tujuan kita tidak hanya menemukan apa yang sudah ditinggalkan oleh orang-orang sebelum kita melainkan juga merumuskan apa yang akan kita lakukan esok hari.
kita tidak akan tau harus menuju kemana sebelum mengetahui darimana kita berasal.
Tetapi, untuk dapat menyetir mobil kita harus melihat kedepan bukan?

5 comments
Comments feed for this article
Agustus 23, 2007 pada 9:46 am
agung
arsitektur islam itu sebenarnya apa sih ?
setahu saya kok gak ada…
Agustus 24, 2007 pada 2:43 am
Helman
Seharusnya member milis kudu baca dulu postinga Aris di sini sebelum ngasi komen ya?
Mei 9, 2008 pada 8:02 am
kunarfi
terima kasih infonya. saya lagi cari referensi mengenai arsitektur islam, sodara.
Februari 7, 2009 pada 3:48 am
Schariev
okay, tapi alangkah baiknya kalau arsitektur islam lampau tetap diselipkan pada arsitektur islam modern.
April 17, 2009 pada 6:12 am
pakhanung
silaturrahmi blog …